BBM Naik, Pj Bupati Jepara Minta SPBU Jaga Stok Ketersediaan

0
3

MIKJEPARA.com, JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta pengelola SPBU di Jepara menjaga persediaan bahan bakar minyak (BBM). Ini supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM. Hal ini disampaikan oleh Edy Supriyanta saat bertemu dengan pengelo SPBU se-Kabupaten Jepara, di ruang Command Centre Setda Jepara, Rabu (7/9/2022).

“Jangan sampai harga sudah naik, tapi stoknya tidak ada. Stok harus dijaga,” kata Edy.

Akan tetapi dirinya cukup lega lantaran dari laporan para pengelola SPBU, pasokan BBM di Jepara masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat di kota ukir. “Alhamdulilah laporan dari kawan-kawan SPBU, stok bbm kita aman. Untuk itu masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang,” imbuh Edy.

Edy menambahkan, jika terjadi keterlambatan stok, pihaknya meminta agar langsung dikomunikasikan dengan pemerintah. Edy menyatakan kesiapannya untuk berkomunikasi dengan BPH Migas ataupun Pertamina. “Jika ada kendala atau kekurangan dan keterlambatan pasokan segera komunikasikan. Kita siap untuk ikut berkomunikasi dengan Pertamina maupun BPH Migas,” tegas Edy Supriyanta.

Sementara itu, Ketua Paguyuban SPBU Kabupaten Jepara, Chairudin Ardy mengungkapkan jika sampai saat ini stok BBM di seluruh SPBU di Jepara dalam kondisi aman. Setiap pagi, rata-rata SPBU memiliki stok 15 ribu kiloliter. Stok ini akan bertambah sekitar 8 ribu sampai 16 ribu kiloliter pada pengiriman siang hari.

“Perhitungan kami stok di atas 15 ribu kiloliter itu aman,” kata dia.

Hanya saja dirinya menyebut jika ada penurunan penjualan pasca kenaikan harga BBM. Kemerosotan penjualan itu bahkan mencapai 30 persen. Masalah utamanya yaitu menurunnya daya beli masyarakat.

“Semua jenis BBM penjualan turun 30 persen. Tidak hanya yang subsidi,” kata Ardy.

Selain itu, kemungkinan sebelum kenaikan harga, masyarakat telah membeli BBM dalam jumlah banyak. BBM itu digunakan untuk stok selama beberapa hari berikutnya. Dugaan Ardy itu bukan tanpa dasar. Pasalnya, sejak muncul isu kenaikan harga BBM, terutama pada tanggal 1 September 2022, gejolak pembelian BBM oleh masyarakat meningkat pesat. (MIKJPR02)

Tinggalkan Balasan