Berperan Sebagai Patih di Ketoprak Rainha De Japora, Pj Bupati Sukses Pukau Ribuan Penonton

0
13

MIKJEPARA.com, JEPARA – Penjabat Bupati Edy Supriyanta bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berhasil tampil memukau ribuan pasang mata dalam pentas Keroprak Spektakuler di Alun-alun 1 Jepara, Sabtu (20/8/2022) malam. 

Selain Forkopinda, sejumlah tokoh seperti Ketua PHRI Farah Elfirajun AG dan pengusaha Rensi Eka Pratistia juga ikut terlibat dalam ketoprak ini. Bahkan Site Manager Sumitomo Corporation Junichi Tanimoto asal Jepang ikut menjadi lakon di pertunjukan ini.

Total pertunjukan ini melibatkan setidaknya 220 orang mulai dari pegawai, pensiunan, seniman hinga pengusaha. 

Sejak petang, masyarajat Jepara berduyun-duyun datang ke sekitar Alun-alun Jepara ini. Sebelum menyaksikan pentas ketoprak, mereka lebih dahulu berkeliling melihat ratusan stan pameran UMKM yang terjajakan sepanjang Jalan Kartini sejak Jumat (19/8/2022).

Dalam ketoprak yang mengambil lakon Rainha De Japora ini, Edy Supriyanta berperan sebagai salah satu patih. Ketoprak ini mengisahkan perjuangan Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin saat melakukan perlawanan terhadap penjajah. Termasuk kisah wafatnya Sultan Hadlirin usai dibunuh Arya Penangsang.

Penjabat Bupati Edy Supriyanta bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berhasil tampil memukau ribuan pasang mata dalam pentas Keroprak Spektakuler di Alun-alun 1 Jepara, Sabtu (20/8/2022) malam.

Sebelum ketoprak dimainkan, Pj Bupati terlebih dulu mengukuhkan Paguyuban Tari Retno Kencana Jepara. Pentas kemudian dibuka dengan Tari Bedhayan Retno Kencana. Tari ini diciptakan oleh 5 penari senior Jepara sebagai penghargaan dan penghormatan kepada Ratu Kalinyamat yang telah mengantarkan Jepara ke puncak kejayaan dan menanamkan patriotisme dan anti kolonialisme.

Edy Supriyanta mengungkapkan jika pentas ketoprak sengaja mengambil kisah perjuangan Ratu Kalinyamat untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat Jepara, utamanya terkait dengan patriotismenya dalam membela bangsa.

“Malam ini sengaja ditampilkan kisah Ratu Kalinyamat sebab beliau merupakan pahlawan kita. Selain tentunya tokoh-tokoh wanita lainnya seperti Ratu Shima dan RA. Kartini,” kata Edy.

Para generasi muda di Jepara, lanjut Edy, harus meneladani perjuangan Ratu Kalinyamat. Di era saat ini caranya dengan tetap bekerja keras dan meningkatkan kreatifitas dan inovasi untuk bersama-sama membangun Jepara.

“Di era kekinian, generasi muda kita harus mencontah dengan meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam membangun Jepara kita ini,” tandasnya. (MIKJPR-01)

Tinggalkan Balasan