Demo BBM Berjalan Tertib, Pj. Bupati Apresiasi Aliansi Mahasiswa Jepara

0
7
Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Jepara berkumpul di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Rabu (14/9/2022). (Foto: Diskominfo Jepara)

MIKJEPARA.com, JEPARA – Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Jepara berkumpul di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Rabu (14/9/2022).

Para mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia tersebut melakukan unjuk rasa sebagai protes kepada pemerintah terkait dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Kegiatan demonstrasi ini dijaga ketat oleh aparat dari kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jepara. Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif hadir di depan para mahasiswa. Turut mendampingi Kapolres Jepara AKBP Warsono.

Kegiatan demonstrasi ini, para mahasiswa menyampaikan penolakan secara tegas kebijakan kenaikan BBM subsidi, mendesak pemerintah untuk memberantas mafia BBM, dan meminta ke pemerintah agar program subsidi dapat tersalurkan dengan tepat sasaran.

Tuntutan selanjutnya yakni mendorong pemerintah terkait pelaksanaan penyaluran BBM subsidi, membuat kebijakan kepada seluruh petinggi terkait basis data terpadu di lingkup desa, dan memperhatikan transportasi publik antar desa.

Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Jepara mengatakan bahwa data yang ada di desa sudah diupdate setiap tanggal 20, sehingga tidak perlu khawatir terkait data tersebut.

“Untuk aspirasi yang disampaikan terkait transportasi desa akan kami kaji dan tindak lanjuti,” jelas Edy.

Edy juga menjelaskan, sejauh ini Pemkab Jepara sudah membantu sekitar 120 orang pekerja di bidang angkutan kota dan desa. Selain itu juga meringankan tarif angkutan laut rute Jepara-Karimunjawa, membantu pelaku UMKM, dan membantu sektor pertanian.

“Pemda tidak tinggal diam untuk membantu masyarakat Jepara,” tandasnya.

Ia menyampaikan bahwa Bantuan Subsidi Upah untuk Jepara sebanyak 23 Milyar Rupiah sudah turun berdasar informasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu Ketua DPRD Haizul Ma’arif menangapi tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa.

“Kami akan bersurat ke pemerintah pusat untuk menyampaikan aspirasi teman-teman mahasiswa,” ujar Gus Haiz sapaan akrabnya.

Gus Haiz menambahkan terkait dengan aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh teman-teman mahasiswa, pihaknya menyampaikan akan menindaklanjuti ke Pemerintah Pusat.

Dirinya berterima kasih kepada para mahasiswa yang telah menjalankan demonstrasi dengan tertib. Ia juga berharap agar tetap semangat dalam menyalurkan aspirasinya di kemudian hari. (MIKJPR-01)

Tinggalkan Balasan