Meriahkan HUT RI, Mbah Mukasih Bingung Pasal 2 Saat Lomba Hafalan Pancasila

0
16

MIKJEPARA.com, JEPARA – Warga RT 2 RW 4 Desa Bulungan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Jepara menggelar berbagai lomba untuk menyemarakkan HUT RI ke-77 tahun 2022. Berbagai lomba ini sengaja digelar untuk memperkuat gotong royong dan kerukunan antarwarga. Jika warga guyub rukun maka secara otomatis juga berkontribusi pada persatuan dan kesatuan bangsa.

Lomba yang digelar beragam. Seperti lomba menghafal Pancasila untuk emak-emak dan lansia, jalan sehat, lomba estafet tepung, lomba panco, lomba adu kuat sarung, lomba merias wajah khusus pasangan suami istri, lomba balap karung dan makan biskuit untuk anak-anak dan lain sebagainya.

Keseruan lomba hafalan Pancasila, beberapa peserta yang terdiri dari lansia ikut serta menghafalkan Pancasila. (Foto : MIK Jepara)

Guyub rukun terlihat sebelum hingga saat pelaksanaan lomba. Warga dari berbagai usia mengikuti momen tahunan ini. Aksi para peserta lomba kian menambah gayeng kegiatan.

Salah satu contohnya saat lomba menghafal Pancasila. Peserta lomba ini memang lansia yang usianya sudah lebih dari 50 tahun. Ada peserta yang ternyata masih hafal dasar negara itu. Namun ada juga yang sudah lupa dan terbolak-balik hafalannya. Mbah Mukasih misalnya, ia lupa bunyi pasal 2 dan 3 Pancasila. Sehingga seingat dia pasal 2 berbunyi Persatuan Yang Adil dan Beradab. Dan untuk pasal 3 juga berbunyi sama.

“Lali, maklum wes tuwo (sudah lupa, maklum sudah tua,). Yang penting tetap cinta Indonesia,” ujar lansia ini.

Tawa warga juga pecah saat lomba merias wajah istri yang dilakukan suaminya dengan mata tertutup. Wajah istri yang semula bersih berubah menjadi tak karuan karena bedak yang terlalu tebal, goresan lipstik yang melewati bibir atau eye shadow yang memanjang hingga dekat telinga.

“HUT RI momentum tepat agar warga lebih guyub rukun. Hubungan suami istri juga bisa lebih harmonis lewat lomba seperti ini. Terlihat sepele tapi ini juga bagian dari untuk memperkuat persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Ketua Panitia Lomba Aksa, Senin (15/8/2022).

Tiap lomba ada hadiahnya. Meski nominalnya tergolong kecil, namun hadiah itu bermanfaat untuk peserta lomba. Lomba anak-anak misalnya hadiahnya berupa buku tulis dan perlengkapan sekolah. Sedang lomba untuk pasutri hadiahnya alat perlengkapan rumah tangga. Khusus lomba panco ada hadiah tersendiri yakni uang ratusan ribu dari sponsor.

Penyerahan hadiah lomba akan diberikan pada malam tirakatan yang digelar Selasa (16/8) malam. Selain diisi syukuran, doa dan makan bersama malam tirakatan juga disemarakkan dengan pemutaran film dokumenter perjuangan kemerdekaan Indonesia maupun film khusus untuk generasi milenial.

“Semoga film itu juga bisa menggugah anak-anak muda di kampung agar mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif,” harap penanggung jawab lomba, Choirudin. (MIKJPR-01)

Reporter : Bd/Olz
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan