Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa, Kapal Pelni KM Kelimutu Dikerahkan

0
63

MIKJEPARA.comJEPARA – Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi, sebanyak 356 wisatawan tertahan di Karimunjawa. Pemkab Jepara pun meminta bantuan Direktur Perhubungan Laut untuk mengirim kapal guna evakuasi para wisatawan.

Berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, gelombang di perairan Karimunjawa Jepara mencapai 2,5 meter sampai 4 meter dengan kecepatan angin 15-25 knot. Kondisi itu diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, tingginya gelombang tersebut sudah melebihi batas aman pelayaran.

KM. Siginjai berhenti beroperasi saat cuaca buruk, Karimunjawa saat ini tidak bisa diseberangi akibat cuaca buruk dan ombak tinggi. (Foto : MIK Jepara)

Sejumlah kapal dan perahu nelayan pun diimbau untuk tidak melaut, termasuk kapal yang saat ini melayani penyeberangan ke Karimunjawa Jepara. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta menyebutkan, total data awal ada 318 wisatawan yang masih tertahan di Karimunjawa akibat cuaca buruk tersebut.

“Kami sudah berkirim surat untuk adanya deviasi kapal Pelni KM Kelimutu untuk berlayar ke Karimunjawa. Kami mohon agar wisatawan yang tertahan bisa dievakuasi,’’ kata Edy, Senin (26/12/2022).

Selain untuk mengevakuasi wisatawan, Edy juga memohon kapal tersebut juga mengirimkan bahan pokok makanan untuk masyarakat Karimunjawa. Sebab, saat ini hanya KM Kelimutu yang sanggup melewati gelombang di perairan Utara Pulau Jawa.

Untuk informasi di lapangan, saat ini sebagian wisatawan masih bertahan di hotel-hotel dengan diskon tertentu. Sebagiannya lagi, mereka memilih menginap di home stay yang biayanya lebih murah. Dengan jumlah 356 orang, sebagian besar di dominasi wisatawan lokal, dan ada juga sekitar 40 wisatawan asing.

Edy menyampaikan, pihaknya sudah meminta Perkumpulan Hotel dan Restoran (PHRI) agar memberikan keringanan berupa diskon kepada wisawatan yang saat ini kehabisan bekal.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga meminta pihak PT. Pelni untuk mengerahkan kapal besar seperti KM. Kelimutu untuk bersandar di Karimunjawa guna mengevakuasi sejumlah wisatawan yang tertahan disana akibat cuaca buruk.

Informasinya, KM. Kelimutu akan sandar di pelabuhan Legon Bajak Karimunjawa pada Selasa petang (27/12/2022) dan langsung kembali berlayar menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. (MIKJPR-01)

Reporter : Sh /xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan