Rusmin Tanam Parijoto Untuk Lestarikan Tumbuhan Endemik Tempur

0
79

MIKJEPARA.com, JEPARA – Parijoto (Medinella Speciosa L) merupakan tanaman yang berasal dari semenanjung Malaya yang terkenal dengan nama Showy Asian Grapes. Parijoto membutuhkan tanah yang lembab dan berhumus, cocok ditanam pada ketinggian 800 m -2.300 mdpl.

Parijoto banyak di budidayakan di daerah dataran tinggi, diantaranya banyak kita temukan di wilayah pegunungan Muria. Bahkan dari hasil penelitian, parijoto memiliki indukan hutan yang bisa ditemukan di wilayah pegunungan Desa Tempur atau persisnya di Dukuh Duplak.

Tanaman Parijoto yang dibudidayakan Rusmin, kini sudah mulai berbuah lebat. Bahkan bulan Juli – Agustus nanti berbarengan dengan musim panen kopi. (Foto : MIK Jepara/xpo)

Hal inilah yang memotifasi Rusmin, warga dukuh Duplak RT 03/ RW 06 Desa Tempur Kecamatan Keling Jepara untuk membudidayakannya secara massal. Di area pekarangannya kini, telah terdedia ratusan batang tanaman parijoto dalam kemasan polybag.

Baca Juga : Kementerian Pertanian RI Tetapkan Parijotho Varietas Lokal Jepara

Dirinya memang tergugah untuk melestarikan tanaman asli dukuh Duplak tersebut, agar ada yang meneruskan kemudian hari dan tidak punah. Parijoto ini hanya mampu tumbuh besar dan berbuah di dataran tinggi seperti Tempur yang memiliki ketinggian diatas 1.000 mdpl.

“Sakniki mpun kulo wadahi, dadi kantun nandhur ten griyo (red- Sekarang sudah saya tempatkan dalam wadah, tinggal menanam saja dirumah),” terang Rusmin yang juga merupakan warga kelompok tani Sido Makmur Tempur.

Berbeda dengan tanaman parijoto yang mampu tumbuh dan berbuah di dataran rendah, dari aspek jenis dan warna buah pun nampak beda. Oleh karena itu, parijoto endemik asli Tempur ini tidak bisa dibawa pulang sembarangan. Harus ada trik-trik khusus untuk menanamnya dirumah.

Baca Juga : Begini Asal Muasal Bibit Buah Parijoto Desa Tempur Jepara

Kementerian Pertanian RI juga pernah menetapkan tanaman parijotho sebagai varietas lokal Kabupaten Jepara. Tanda daftar varietas lokal untuk tanaman ini, diterbitkan Kementan melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. Varietas lokal Parijotho Jepara, terdaftar dengan nomor 1300/PVL/2019.

Hasil penelitian, buah Parijoto baik untuk Ibu hamil. Khasiat ini karena adanya kandungan kardenolin, saponin, flavonid dalam buah parijoto. Daun parijoto juga mengandung tannin. Kandungan dalam tanaman tersebut baik untuk penambah nutrisi bagi ibu hamil, kesuburan, kolesterol, dan obat diare.

Anda tertarik untuk menanamnya dirumah ?? Silahkan datang langsung ke Dukuh Duplak Desa Tempur Keling Jepara. Rasakan sensasi beriwisata sembari melihat tanaman kopi dan aliran sungai yang indah. (MIKJPR-01)

Reporter : jun/xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan