Dipicu Api Las, Rumah Sekaligus Tempat Finishing Mebel Ini Ludes Terbakar

0
49

MIKJEPARA.comJEPARA – Rumah sekaligus tempat jasa finishing furniture milik warga Desa Bapangan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ludes terbakar pada selasa (21/7/2020) siang.

Kebakaran tersebut dipicu akibat percikan api las yang mengenai busa dan minyak tiner, karena peristiwa ini pemilik rumah menelan kerugian hingga ratusan juta.

Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api yang melalap hangus rumah salah satu warga Bapangan Jepara pada Selasa (21/7/2020)

Dengan dibantu warga, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap habis rumah milik Arifin warga Bapangan. Sedangkan sebagian warga lainnya juga turut memadamkan api dengan menggunakan ember dan alat seadanya.

Sebagian lain juga menyelamatakan perabotan rumah yang belum sempat terbakar. Kebakaran rumah ini sempat membuat warga panik, karena dikhawatirkan menjalar ke rumah warga sekitar.

Surana, Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Jepara mengungkapkan bahwa faktor utama terjadinya kebakaran akhir-akhir ini disebabkan kelalaian di lokasi kerja. “Dua hari ini kami menangani kebakaran di lokasi kerja yang minim ketersediaan alat bantu pemadam api ringan,” ungkapnya.

Sehingga dirinya menghimbau, bagi para pemilik gudang atau lokasi kerja yang rawan terjadinya kebakaran untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan atau APAR. Yang sewaktu-waktu jika terjadi kebakaran, bisa diminimalisir dan diantisipasi dengan kelengkapan alat tersebut.

Rumah yang sekaligus sebagai tempat kerja jasa finishing furniture ini terbakar saat ada aktifitas pengelasan atap rumah. Percikan api mengenai busa yang berada di lantai bawah, hingga menjalar ke minyak tinner. Karena berlokasi di kawasan padat penduduk serta bersebelahan dengan toko penjual gas LPG, petugas pun extra keras mencegah menjalarnya api ke lingkungan sekitar.

Kebakaran berhasil diatasi setelah satu jam kemudian, dengan menurunkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Akibat kejadian ini, pemilik rumah menelan kerugian hingga 500 juta rupiah. (MIKJPR-01)

Reporter : Purwanto
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan