Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Pekan ini menjadi kisah pilu bagi Jepara, dimana penanganan Covid-19 di Jepara menunjukan perkembangan buruk dalam beberapa bulan terakhir. Indikasinya ditunjukan dengan semakin meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menimpa warga Jepara.

Saat ini Jepara bahkan masuk dalam lima besar dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 terbanyak, se-Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Asissten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, Senin (21/12/2020) disela-sela acara apel di Mapolres Jepara.

Ilustrasi : Corona Virus

Kini penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jepara terus bertambah banyak. Situasi ini memerlukan sebuah persamaan presepsi didalam penanganannya. Kabupaten Jepara, pada awal-awal pandemi berada di lima besar dengan jumlah kasus terkonrmasi positif Covid-19 paling sedikit. Namun setelah kurang lebih 9 bulan, Jepara justru
terpuruk.

Meski saat ini masuk lima besar, namun justru masuk dalam kategori jumlah kasus terbanyak se-Jawa Tengah. Hal ini tentu saja menimbulkan potensi resiko yang tidak bisa dianggap remeh.

“Karena itu, kita akan terus mendorong dilakukannya penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Kami juga meminta agar Polres Jepara bisa secara aktif membantu. Sebab kadang-kadang masyarakat itu tidak takut pada Satpol, namun bila melihat polisi berseragam responnya menjadi berbeda. Inilah masyarakat kita,” ujar Dwi Riyanto, Senin (21/12/2020).

Situasi yang terjadi ini, menurut Dwi Riyanto akan memberi resiko bagi Jepara untuk kembali berkubang di zona merah Covid-19. Jika kesadaran masyarakat tidak kunjung membaik dalam penerapan protokol kesehatan, maka bisa saja Jepara akan segera masuk dalam zona merah.

Masalah ini tentu saja harus mendapatkan perhatian dari semua pihak. Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penangana Covid-19 Jepara, Moh Ali kembali menyampaikan adanya penambahan kasus baru terkonrmasi Covid-19 dalam jumlah besar.

Sesuai dengan hasil lab yang diterima pada Minggu (20/12/2020) malam, di Jepara terjadi penambahan 64 kasus baru terkonfirmasi positif Covid. Dengan penambahan jumlah ini, Jepara bahkan sudah masuk dalam zona merah kembali.

“Memang sudah masuk zona merah. Namun kami mengajak masyarakat untuk tidak panik. Mari kita tingkatkan kedisiplinan kita bersama untuk menjalankan penguatan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunanan yang mengabaikan protokol.

Sebab intinya dengan 3 M kita berikhtiar untuk melindungi diri kita sendiri dan juga keluarga,” ujar Moh Ali. Selain itu, untuk saat ini Satgas Penanganan Covid 19 Jepara, juga sudah mulai merencanakan dilakukannya penambahan tempat tidur dan ruang isolasi diberbagai rumah sakit rujukan di Jepara

Hal ini dilakukan untuk mengatasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Sampai saat ini, secara akumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Jepara sudah mencapai 3.796. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.634 kasus melibatkan warga Jepara dan sisanya merupakan warga dari luar Jepara. (MIKJPR-01)

Reporter : EP/Jebs
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan