Kompetisi Daring, Atlet UNISNU Raih Prestasi di Indonesia Poomsae Champhionship

0
21

MIKJEPARA.comJEPARA – Meski masa pandemi covid-19 belum juga usai, tak menyurutkan tekad bagi mahasiswa untuk terus berlomba dalam meraih prestasi, baik bidang akademik maupun non-akademik.

Bahkan dua mahasiswa Unversitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara kembali menorehkan prestasi di ajang nasional. Kali ini, angin segar tesebut datang dari kejuaraan Indonesia Poomsae Champhionship, (E-Poomsae Competition).

Mahasiswa UNISNU yang mengikuti Indonesia Poomsae Champhionship secara daring di kampus baru-baru ini

Dua mahasiswa UNISNU yang menorehkan prestasi tersebut diantaranya Rovi Himawan yang meraih medali emas di kelas senior putra poomsae dan Mila Lusy Oktavia dengan raihan medali perunggu di kategori senior putri.

Tidak seperti kejuaraan taekwondo biasanya, kejuaraan taekwondo yang diselenggarakan oleh sportina coach ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom dan bisa disaksikan online melalui live streaming di Youtube.

Pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai tidak menghalangi mahasiswa Unisnu untuk berprestasi. UKM Taekwondo Unisnu sendiri baru pertama kali mengikuti kejuaraan secara online karena adanya pandemi covid 19. Selama kurang lebih 20 hari tim Taekwondo UNISNU berlatih intens menghadapi kejuaraan Indonesia Poomsae Champhionship ini.

Di kejuaraan ini, tim UNISNU Jepara bersaing dengan 569 peserta dari 75 tim yang berpartisipasi. “Untuk persiapan kejuaraan ini, kami melakukan latihan rutin selama 20 hari dan libur latihan di hari Kamis,” ujar Rovi Himawan.

Lebih lanjut, mahasiswa Desain Komunikasi Visual semester lima ini megaku tidak ada perbedaan dalam persiapan kejuaraan online maupun offline.

Dalam hal persiapan, tidak ada perbedaan antara kejuaraan yang dilaksanakan secara online maupun offline “Untuk latihan gerakan dan mental sama saja, persiapannya harus intens ketika menghadapi sebuah kejuaraan, kendalanya mungkin lebih ke teknis pada saat perlombaan, karena kalau sinyalnya tidak bagus videonya bisa delay dan dapat berimbas dalam penilaian juri yang juga dilaksanakan secara online” Ujar Mila Lusy Oktavia yang meraih medali perunggu pada kategori senior putri.

Mahasiswi yang aktif di dunia modelling ini juga mengaku lebih menikmati bertanding dalam kejuaraan dengan sistem offline, “lebih senang offline sih, Karena kalau offline langsung di hadapan juri, jadi power dan gerakan lebih jelas daripada terlihat melalui video” Ujarnya.

Indonesia Poomsae Champhionship dilaksanakan pada 22 – 23 Agustus 2020, Poomsae merupakan salah satu kategori dalam pertandingan olahraga taekwondo.

Pertandingannya dilaksanakan dalam nomor perorangan, berpasangan dan beregu. Setiap peserta akan menampilkan peragaan jurus-jurus taekwondo yang telah dibakukan dihadapan para juri. (MIKJPR-01)

Reporter : Roni
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan