Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Dalam dunia pendidikan, saat ini lazim dikenal beraneka media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar bagi para guru untuk memudahkan para siswa didik dalam memahami materi yang diajarkan.

Selain itu media pembelajaran harus bisa meningkatkan dan mengarahkan perhatian peserta didik sehingga dapat mamantik motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara peserta didik dan lingkungannya, dan kemungkinan peserta didik untuk belajar mandiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

Sejumlah guru ikut serta dalam Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi. Bertempat di Yayasan Roudlotut Tholibin Bandungharjo, pada Minggu (21/2/2021).

Sejumlah mahasiswa UNISNU Jepara yang tergabung dalam kelompok KKN 01, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi. Kali ini digelar di Yayasan pendidikan Roudlotut Tholibin Bandungharjo, kecamatan Donorojo Jepara pada Minggu (21/2/2021).

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Yayasan Roudlotut Tholibin Fuad Hasan, Ia menyambut baik program KKN yang nantinya dapat meningkatkan kapasitas bagi guru-guru yang mengajar.

Untuk media pembelajaran yang dikenalkan adalah Kahoot, merupakan platform pembelajaran berbasis permainan yang menggunakan teknologi pendidikan di dalam sekolah dan institusi pendidikan lainnya. Kahoot berupa aplikasi permainan, quis pilihan ganada, ataupun survey pendapat dan opini publik peserta didik atau anggota institusi yang dilakukan secara online melalui web browser.

Selain mudah digunakan, media ini cukup menarik. Hanya saja, guru harus menyiapkan sendiri butir soalnya, tidak mengopinya begitu saja. Kahoot didesain untuk pembelajaran sosial, dimana peserta didik berkumpul bersama dalam kelompok mengelilingi interactive whiteboard, proyektor, komputer, bahkan smartphone. Kahoot dapat dimainkan melalui browser yang berbeda hingga browser yang terinstal pada gadget peserta didik.

Fatchurohman selaku Dosen Pembimping Lapangan (DPL) menjelaskan, bahwa maksud dari kegiatan ini adalah memotivasi guru untuk lebih kreatif dalam mengemas metode pembelajaran. Sebagaimana kita tahu, saat ini para siswa masih melaksanakan pembelajaran secara daring karena masih masa pandemi covid-19.

“Diharapkan siswa tetap bisa belajar dari rumah dengan asyik, dan menjaga bersama lingkungan kita dengan penerapan protokol kesehatan 5M,” tandasnya.

Program KKN Unisnu pada sektor pendidikan ini akan membawa beberapa materi yaitu penggunaan aplikasi microsoft power point untuk media pembelajaran interaktif, penggunaan google classrom dalam proses pembelajaran, pembuatan video youtube untuk kegiatan pembelajaran serta penggunaan aplikasi kahoot dan quizis sebagai sarana evaluasi proses pembelajaran.

Salah satu peserta pelatihan, Hermawan mengatakan bahwa dirinya terbantu dengan teknik baru ini. “Alhamdulillah saya mudah memahami materi dengan baik, dan kali ini saya bisa mempraktekkannya agar bisa dicoba segera,”, pungkasnya. (MIKJPR-01)

Reporter : PPKKN/Reza01
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan