Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Ratusan anak-anak Sekolah Dasar (SD) sederajat berlomba menulis surat untuk Presiden Joko Widodo. Dalam surat tersebut mereka menuliskan berbagai pesan Perdamaian untuk sang presiden.

Kegiatan lomba menulis surat untuk presiden ini digelar di Pendopo R.A Kartini, Minggu (25/6/2023). Kegiatan dibuka Penjabat Bupati Edy Supriyanta diwakili Plt. Asisten I Sekda Jepara Ratib Zaini. Hadir pula Kepala Kesbangpol Jepara Lukita Sudi Asmara.

Ratusan siswa-siswi SD di Jepara ikuti lomba Menulis untuk Presiden Jokowi, kegiatan ini merupakan agenda BNPT RI kerjasama dengan FKPT Jepara. (Foto : MIK Jepara)

Kepala Kesbangpol Lukita Sudi Asmara mengatakan, lomba menulis surat presiden ini diikuti 526 siswa SD sederajat se Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ke-13.

“Semoga surat dari anak-anak Jepara ini ada yang dibaca oleh Presiden Jokowi, karena nantinya ada perwakilan dari Jepara yang maju tingkat Nasional,” ungkap Lukita.

Sementara itu, Plt. Asisten I Ratib Zaini mengatakan, tepat jika lomba menulis surat untuk presiden digelar di Bumi Kartini. Tempat ini, (Pendopo Kabupaten), merupakan tempat saat Raden Ajeng Kartini menulis surat kepada sahabatnya Ny. Abendanon, tentang kegelisahan hatinya sekitar tahun 1899.

“Ini sekaligus napak tilas tentang budaya menulis yang diwariskan oleh Kartini,” ujar Ratib.

Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro mengatakan kegiatan ini mendorong agar anak-anak berani mengeluarkan ide lewat tulisan.

“Ide anak-anak harus dilepas, jangan dikungkung. Termasuk harapan mereka kepada presiden,” kata Rahmad.

Dengan pesan perdamaian, akan tertanam di benak mereka semuanya dengan cinta damai, jauh kekerasan dan menghindari hal negatif sejak dini. Dikatakan, hidup berdampingan beda agama, beda suku, sangat baik dalam menegakkan NKRI.

“Jepara kita pilih karena saat ini satu-satunya Kabupaten yang sudah memiliki Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Indonesia,” katanya. (MIKJPR-01)

Reporter : MOl/Xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan