Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA â€“ Beberapa perdukuhan di Desa Dorang Kecamatan Nalumsari telah sepekan terendam banjir, hal ini akibat dari meluapnya aliran Sungai Serang Wulan Drainase (SWD)-1 sejak Minggu, 31 Januari 2021. Namun kini, masa tanggap bencana itu sudah terlewati dan sejumlah warga pun telah kembali kerumahnya masing-masing.

Berbagai bentuk bantuan dari pemerintah, swasta dan masyarakat pun masuk ke posko lokasi bencana di Kantor Balai Desa. Namun hal ini sulit tersalurkan secara maksimal, mengingat kondisi lapangan yang belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan kala itu.

Bantuan untuk korban banjir langsung di distribusikan ke lokasi Dukuh Tapen Desa Dorang, Nalumsari pada Sabtu (6/2/2021) sore. (Foto : Anis Hartanto)

Hingga Sabtu (6/2/2021) sore terpantau dilapangan, bantuan yang memenuhi posko Balai Desa setempat pun akhirnya di tutup untuk sementara. Mengingat banyaknya bantuan logistik yang masuk, menumpuk dan masih dalam proses pendistribusian ke lokasi.

Sejak Kamis (4/2/2021) siang, di titik lokasi banjir akhirnya mulai ada tanda-tanda banjir surut. Hingga akhirnya bantuan-bantuan tersebut baru bisa tersalurkan ke beberapa ketua RT di perdukuhan.

Dan sebagai wujud kepedulian warganet dan netizen Jepara yang tergabung dalam Media Informasi Kota (MIK) Jepara, mengumpulkan donasi untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Pada Sabtu (6/2/2021) sore telah di distribusikan bantuan langsung ke lokasi banjir yang melanda dukuh Tapen Desa Dorang. Beberapa diantaranya adalah obat-obatan mulai obat masuk angin, minyak kayu putih, saleb gatal, obat flu hingga bedak. Karena barang-barang tersebutlah yang saat ini dibutuhkan oleh warga pasca banjir.

Menurut salah satu ketua RT Dukuh Tapen Desa Dorang, mengungkapkan bahwa dirinya mengkoordinir bantuan untuk warganya. Namun yang masuk kebanyakan adalah mie instan, dan masih minim bantuan obat-obatan, keperluan balita, dan alat kebersihan.

“Kalau bantuan pangan, mulai mie instan dan sejenisnya sudah banyak yang kasih. Tapi kalo obat-obatan, multivitamin sama alat kebersihan rumah baru dari kiriman MIK Jepara ini mas,” ungkapnya senang.

Diharapkan dengan bantuan ini, warga bisa berangsur kembali beraktivitas normal dengan terjaga kondisi tubuhnya. Bisa bersih-bersih rumah dengan tenaga yang prima.

Koordinator MIK Jepara, Putra menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari para donatur yang sudah turut serta mendonasikan sejumlah uang, bantuan pangan, pakaian pantas pakai, serta alat kebersihan.

“Meski sejak pagi turun hujan, dan memantau kondisi terkini dilokasi. Akhirnya kami harus memutar arah lewat Welahan untuk bisa langsung ke lokasi banjir. Dan Alhamdulillah sudah surut, serta bantuan ini bisa diterima warga,” terangnya.

Warga dukuh Tapen, Dorang memang pemukiman padat warga yang paling parah tertimpa banjir. Hingga saat ini pun, warga masih bersiaga bilamana intensitas hujan terus tinggi. (MIKJPR-01).

Reporter : Andie/Putra (MIK)
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan