Pemuda Gangguan Jiwa, Ditemukan Gantung Diri di Dalam Sumur

0
59

MIKJEPARA.comJEPARA – Seorang warga Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ditemukan tewas tergantung di dalam sumur rumahnya sendiri, pada Senin (1/9/2020) pagi.

Fahrurozi (36) pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ini ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sumur dengan kondisi tergantung dengan seutas tali.

Evakuasi jasad korban dari dalam sumur, jenazah di temukan warga setelah hilang selama lima hari.

Saat ditemukan, seutas tali kalar masih terlilit pada lehernya dengan posisi sudah jatuh ke dasar sumur. Sebelumnya, pria tersebut dilaporkan tidak diketahui keberadaannya sejak lima hari yang lalu, mulai Kamis (27/8/2020).

Fahrurozi selama ini tinggal sendirian di rumahnya, diduga mengalami sakit kelainan jiwa. Ia ditemukan meninggal gantung diri di dalam sumur yang berada di Dukuh Randu Kuning Rt. 01 Rw. 5 Desa Krapyak, Tahunan – Jepara.

Menurut informasi, kronologi penemuan jasad Fahrurozi yang menurut pihak keluarga mengalami gangguan kejiwaan itu diketahui menggantung dalam sumur pada Selasa (1/9/2020) pukul 09.00 WIB.

Menurut keterangan saksi Suriyanto (50) warga Desa Krapyak, Tahunan–Jepara, mencium bau busuk dan melihat banyak lalat yang keluar masuk dari dalam rumah korban, sehingga menduga ada sesuatu di dalam rumah korban.

Kemudian saksi melaporkan ke RT setempat dan keluarga. Selanjutnya keluarga bersama warga sekitar mencari sumber bau tersebut.

Ternyata sumber bau tersebut berasal dari sebuah sumur, dan keluarga terkejut melihat Fahrurozi dalam posisi mengantung di dalam sumur.

Setelah menerima laporan, Tim Sar Gabungan terdiri dari BPBD Jepara, BASARNAS, TNI, POLRI, SAR Jepara, PMI, Pemerintahan Desa Krapyak, Puskesmas, Satpol PP Kecamatan, dan warga untuk evakuasi korban, proses evakuasi pengangkatan korban dari dalam sumur berlangsung 15 menit.

Korban berhasil di evakuasi oleh TIM SAR gabungan pada pukul 10.10 WIB dengan kondisi meningal dunia, lalu korban di bawa ke RSUD Kartini.

Selanjutnya Jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk di makamkan (MIKJPR-01)

Reporter : Purwanto
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan