Tenaga Kesehatan RSUD Kartini Kembali Gugur, Jepara Kini Capai 334 Kasus Positif

0
58

MIKJEPARA.comJEPARA – Seorang tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD Kartini Jepara kembali dikabarkan meninggal dunia pada pagi ini, Selasa (30/6/2020). Setelah dinyatakan terpapar Covid-19 bersama sejumlah nakes lainnya beberapa waktu lalu.

Pegawai yang bertugas dibagian keuangan berinisial B (47) ini, diketahui bagian dari 50 orang lebih pegawai RSUD Kartini yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ratusan pegawai RSUD Kartini Jepara hantarkan jenazah Almarhum sebagai penghormatan terakhir.

Dari jumlah tersebut, 18 nakes diantaranya telah sembuh, 33 masih sakit dan menjalani karantina. Pemakakan jenazah almarhum dilakukan hari ini di Makam Desa Mulyoharjo.

Almarhum meninggal dunia pada Senin (29/6/2020) malam tadi sekitar pukul 23.45 WIB, dalam perawatannya di RS Wongso Negoro, Semarang.

“Pagi tadi kami kembali melepas salah satu rekan terbaik, yang gugur dalam perawatan di RS Wongso Negoro Semarang. Kami hanya bisa menghantarkan

kami ke peristirahatan terakhirnya dari RSUD Kartini Jepara. Sebelumnya almarhum sudah menjalani perawatan di RSUD Kartini Jepara, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Wongso Negoro Semarang karena kondisinya. Namun takdir berkehendak lain. Kami kembali berduka,” ujar Joko salah seorang staf RSUD Kartini Jepara.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jepara, dr M. Fakhrudin membenarkan hal tersebut. Ia pun menjelaskan saat ini sudah ada dua orang pegawai RSUD Kartini yang meninggal karena Covid-19. Sebelumnya seorang perawat senior juga meninggal dunia.

Sedangkan secara keseluruhan sudah ada tiga orang tenaga kesehatan yang meninggal di Jepara karena serangan Covid-19. Satu orang lainnya adalah perawat dari Puskesmas Bangsri II.

Selain itu jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jepara terus bertambah. Sampai Selasa (30/6/2020) jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sudah mencapai 334 kasus.

Pasien positif Covid-19 yang baru sebagian besar menimpa warga Mlonggo. Ada lima pasien yang terkonfirmasi dari wilayah ini. Masing-masing dari Desa Sinanggul dua pasien, Suwawal dua pasien, dan Jambu satu pasien.

Sedangkan tiga pasien lainnya berasal dari tiga kecamatan berbeda, yakni Bangsri, Jepara dan Kembang. Pasien di Bangsri terkonfirmasi atas seorang warga Desa Bangsri.

Kemudian dari Jepara terkonfirmasi dari warga Desa Mulyoharjo. Sedangkan dari Kecamatan Kembang, seorang warga Desa Balong, terkonfirmasi positif covid 19.

“Semalam ada tambahan delapan kasus positif Covid-19, dari empat wilayah kecamatan. Dari Kecamatan Mlonggo yang terbanyak kasusnya, mencapai lima orang pasien. Sedangkan lainnya dari Bangsri, Jepara dan Kembang, masing-masing satu pasien,” ujar dr M Fakhrudin. (MIKJPR-01)

Reporter : Koko
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan