Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA  Seiring program pemerintah menggalakkan program vaksinasi covid-19, ratusan pegawai di lingkungan UNISNU terima vaksinasi. Ada sekitar 239 tenaga pendidik di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara jalani vaksinasi untuk dosis pertama. Vaksinasi itu berlangsung dua gelombang selama dua hari, mulai Kamis (3/6/2021) dan Selasa (8/6/2021) depan.

Vaksinasi dilaksanakan di Puskesmas Tahunan, sesuai wilayah domisili lokasi kampus. Dari dosen dan staf bergantian mendapatkan giliran suntikan vaksin dosis pertama, sebelumnya diawali oleh jajaran pejabat rektorat.

Sejumlah sivitas akademika UNISNU Jepara, diantaranya Rektor menerima vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Tahunan pada Kamis (3/6/2021) (Dok : Foto Humas)

Rektor UNISNU Jepara Sa’dullah Assaidi menyebut, vaksinasi tersebut sudah diusulkan sejak Mei lalu oleh satgas covid-19 kampus. Terkait pelaksanaannya akan dilaksanakan dua gelombang pada Kamis dan Selasa nanti.

Total tenaga pendidik yang menjalani vaksinasi dosis pertama ada 239 orang. Pada hari pertama diikuti 39 orang, sementara hari kedua nanti ada 200 orang di 3 lokasi berbeda.

”Ini sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran virus korona, dan tentunya setelah vaksinasi kami tetap terapkan prokes,” terannya.

Setelah tahapan vaksinasi ini, pihaknya belum bisa memastikan pembelajaran tatap muka. Akan tetapi langkah pencegahan lewat vaksinasi telah digalakkan. Hal ini merupakan kerjasama antara UNISNU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara.

Sementara itu, terkait mahasiswa yang menjalankan perkuliahan secara daring dari rumah. Diharapkan tetap mematuhi prokes, mengingat saat ini di Kabupaten Jepara dan Kudus sedang mengalami kenaikan angka kasus positif covid.

Sa’dullah mengimbau, meski telah menjalani vaksinasi para tenaga pendidik tetap menerapakan prokes dalam beraktivitas. Baik di lingkungan kampus maupun aktivitas di rumah sekalipun.

”Vaksin ini belum segala-galanya untuk pencegahan. Maka harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan yang berlaku, tetap harus waspada, tertib dan disiplin dengan prosedur kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya adanya vaksinasi ini paling tidak dosen, tenaga pendidik dan karyawan sudah siap jika ada perkuliahan tatap muka dan penyebaran bisa dicegah. Meski, prinsip vaksinasi bukan melindungi 100 persen

Koordinator pelaksana vaksinasi Puskesmas Tahunan, Titin menyatakan, vaksinasi bagi tendik UNISNU Jepara menggunakan vaksin sinovac. Di tahapan berikutnya, akan ditempatkan di 3 fasilitas kesehatan diantaranya yakni Puskesmas, Klinik Yasmin Medika dan Klinik IDI Jepara.

”Untuk dosis kedua menunggu sekitar awal Juli nanti,” tambahnya. (MIKJPR-01)

Reporter : Humas/B3
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan