Bupati Lantik 143 Pejabat di Jepara Gunakan Protap Covid-19

0
15

MIKJEPARA.comJEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi melakukan pelantikan 143 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menggunakan prosedur tetap (Protap) Covid-19. Jika biasanya pelantikan dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Jepara, kali ini dilaksanakan secara terbuka di halaman Kantor Setda Jepara.

Selain harus menjaga jarak, setiap orang yang diwajibkan menggunakan masker. Selain itu, tidak ada acara jabat tangan di akhir acara.

Pelantikan 143 pejabat di lingkungan Pemkab Jepara, dilaksanakan pada Senin (15/6/2020)

Pejabat pimpinan tinggi yang dilantik adalah Mulyaji sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesehatan Rakyat, Abdul Syukur sebagai Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Achit Setiawan sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Diyar Susanto sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Sujarot sebagai Asisten Administrasi Umum.

Adapun jabatan lain di antaranya adalah Kabag Pembangunan Florentina Budi Kurniawati, Kabag Pemerintahan Rini Patmini, Kabag Hukum Muh Nursinwan, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Hasanuddin Hermawan, Kabag Organisasi Sisnanto, Kabag Umum Agung Partono, Kabag Protokol dan Komunikasi Arif Darmawan.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengucapkan selamat dan meminta agar seluruh pejabat yang mendapatkan promosi dan mutasi agar memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya.

“Selamat yang dilantik untuk eselon II, III dan IV. Pelantikan ini untuk mengingatkan bahwa kita diberi tanggung jawab oleh negara. Saya percaya bapak/ibu sekalian akan melakukan apa yang diamanatkan,” katanya.

Menurutnya, aparatur sipil negara (ASN) memiliki tanggung jawab secara luas. ”Kami berharap tidak ada yg merasa ditempatkan ditempat yg tidak sesuai,” katanya.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, ia meminta agar ASN bisa memberikan tauladan dan edukasi kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, penyebaran covid-19 memiliki dampak yang luas, tidak hanya bagi kesehatan saja, tetapi juga merambah aspek ekonomi dan sosial.

“Kita harus memberi tauladan dan edukasi kepada warga masyarakat. Untuk melakukan pencegahan dan edukasi kepada warga masyarakat. Untuk melakukan pencegahan covid harus dimulai dari kehidupan pribadi. Ini yang harus kita pahamkan kepada masyarakat,” kata dia. (MIKJPR-01)

Reporter : Dian/Kominfo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan