Diduga Depresi, Seorang Wanita Meninggal Tercebur Sumur

0
16

MIKJEPARA.comJEPARA – Seorang perempuan setengah baya ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Bangsri Rt 04/ Rw 17 Kec Bangsri Kabupaten Jepara, wanita tersebut diduga depresi dan tega mengakhiri hidup dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur.

Informasi yang diperoleh, warga bernama Rita Listiyowati (50) ini memiliki riwayat sakit dan diduga frustasi dengan kondisi tersebut. Jenazah korban diketahui berada didasar sumur oleh para saksi setelah mengetahui papan penutup sumur dalam kondisi terbuka.

Jenazah korban saat di evakuasi dari dalam sumur oleh tim SAR gabungan. Dok : Foto BPBD Jepara


Mengetahui hal tersebut, saksi yang tak lain anak korban pun segera mengecek keberadaannya dengan senter. Namun nahas, ternyata sang ibu benar adanya telah berada di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 10 meter ini.

Saksi AS (31) kemudian menghubungi kerabat, dan diteruskan kepada pihak terkait. Mendapat laporan warga, BPBD Jepara berkoordinasi dengan tim SAR segera meluncur ke lokasi kejadian.

“Saya tadi nyari Ibu, karena ada tamu. Dan sampai di sumur, curiga kok papan tutup sumur terbuka,” kata AS saat di hubungi wartawan, pada Kamis (24/9/2020).

Adapun kronologi kejadian, pada Kamis, 24 September 2020 sekitar pukul 09.00 WIB, saksi mencari keberadaan korban karena ada tamu yang datang kerumah mencarinya.

Namun setelah mencari didalam kamarnya, dan tidak ketemu. Saksi curiga dengan sumur yang berada didekat kamar mandi dan biasanya sumur tersebut tertutup kayu namun dalam keadaan terbuka.

Lalu saksi mengambil senter yang digunakan untuk menerangi kedalam sumur dan mendapati korban sudah berada di dalam sumur tersebut, kemudian saksi melaporkan kepada pihak yang berwajib. Diketahui korban mempunyai riwayat penyakit HIV dan TBC.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah Tim SAR gabungan datang ke lokasi kejadian. Korban berhasil diangkat sekitar pukul 11:30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami evakuasi korban di dalam sumur dengan cara dikerek menggunakan seling,” kata salah satu tim SAR gabungan.

Tim SAR gabungan terdiri dari unsur BPBD Jepara, TNI – Polri, Basarnas, PMI, Puskesmas Bangsri, Sabhana, Jepara Rescue, MDMC, Orari serta sejumlah relawan.

Berdasarkan catatan hasil visum dari tim medis Puskesmas Bangsri, diketahui pada tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Dan hanya mengalami luka lecet pada lutut kaki akibat terjatuh ke dalam sumur.

Selanjutnya korban dilakukan pemulasaran oleh pihak Puskesmas dan segera dimakamkan oleh pihak keluarga. (MIKJPR-01)

Reporter : Purw/BPBD
Editor : Haniev



Tinggalkan Balasan