Jepara Targetkan Kota Sehat Serta Raih Swasti Saba Wistara di Tahun 2021

0
15

MIKJEPARA.comJEPARA – Saat ini Kabupaten Jepara tengah bersiap diri untuk menyongsong program Kabupaten/Kota Sehat yang di targetkan bisa terverifikasi pada tahun 2021. Hal ini pun menjadi sebuah momentum untuk meraih predikat Swasti Saba Wistara.

Predikat Swasti Saba Wistara merupakan predikat tertinggi untuk sebuah kota sehat dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten/Kota atas kepedulian, dukungan, keberpihakan pemerintah daerah serta terjalinnya sinergitas diantara seluruh warga dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerahnya.

Forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Jepara, rapat dalam rangka persiapan verifikasi pada tahun 2021. Dok : Foto DKK Jepara

Jepara memiliki target akan prestasi tersebut bisa diraih di tahun 2021, dimana saat ini untuk Jepara sendiri telah meraih predikat Swasti Saba Wiwerda atau setingkat dibawah Wistara.

Perlu diketahui bahwa penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) bukanlah sebuah lomba melainkan apresiasi pemerintah pusat pada pemerintah daerah yang sudah menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor : 1138/Menkes/PB/VIII/2005.

Program KKS bertujuan agar tercapai kondisi Kabupaten Kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Baca Juga : Kabar Gembira, Karimunjawa Ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia

Upaya seluruh elemen masyarakat untuk membangun Jepara sebagai Kota Sehat dibutuhkan agar terjalin sinergitas antar lini. Salah satunya dengan membentuk forum Kabupaten Kota Sehat yang di inisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK).

Bahkan untuk saat ini Jepara sendiri sudah 100 persen ODF atau open Defecation Free sejak tahun 2019. ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, bahkan sudah di deklarasikan program stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). 

Sedangkan beberapa indikator penilaian wajib meliputi beberapa hal, diantaranya Pemukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Ketahanan Pangan dan Gizi, Pasar serta Pendidikan.

Di unsur lain yang menjadi indikator tatanan pilihan, antaranya Kehidupan Sosial yang Sehat dan Penanganan Bencana, Transportasi dan Tata Tertib Lalu Lintas Jalan, Perkantoran, Perindustrian (IKM) dan UMKM, Pariwisata, Rumah Ibadah, serta Kota Pintar (Smart City).

“Alhamdulillah hari ini kita merumuskan susunan anggota forum Kota/Kabupaten Sehat (KKS) Jepara. Yang saat ini diketuai oleh Ibu Hesti Nugroho yang sekaligus istri dari Pak Bupati. Harapannya semangat untuk capaian di tahun 2021 mendapatkan support sepenuhnya,” ujar Hadi Wibowo dari DKK Jepara.

Forum KKS Jepara bertujuan sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi dan berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan kota sehat. Unsurnya terdiri dari element masyarakat, semua pemangku kebijakan, perguruan tinggi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, industri, ormas dan sebagainya.

Jepara sendiri merupakan 9 dari kabupaten yang terpilih dalam pengajuan KKS tingkat Jawa Tengah.

Penghargaan Kabupaten Kota Sehat/Swasti Saba diselenggarakan sejak tahun 2005, mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan (MIKJPR-01)

Reporter : Purw/Jebs
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan