Home Peristiwa Bencana Daerah Jokowi Gelontorkan Dana Stimulan Rp. 13,7 Miliar Untuk Sawah Puso di Jepara

Jokowi Gelontorkan Dana Stimulan Rp. 13,7 Miliar Untuk Sawah Puso di Jepara

0
10

MIKJEPARA.com, JEPARA – Saat musim penghujan tahun lalu, sawah seluas 1.723 hektar di Kabupaten Jepara mengalami puso akibat banjir. Akibat bencana tersebut, sejumlah petani pun gagal tanam dikarenakan areal persawahan yang tergenang banjir.

Pemerintah pusat pun menggelontorkan dana stimulan untuk sawah puso ini dengan dana sebesar Rp 13,7 miliar. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat di GOR Bung Karno, Kabupaten Grobogan Selasa (23/1/2024) kemarin.

Sejumlah petani gagal tanam saat banjir melanda sejumlah wilayah di Jepara tahun lalu.

Bantuan diterima langsung oleh Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta. Edy mengatakan dana stimulan tersebut akan diberikan kepada petani agar bisa kembali menanami sawahnya yang sempat puso.

“Kemarin di Kabupaten Grobogan kami menerima langsung dari Pak Presiden Jokowi. Totalnya Rp 13,7 miliar,” kata Edy Supriyanta

Semuanya akan dibagikan sesuai dengan ketentuan. Pemkab Jepara juga telah mengantongi data terkait sawah puso di beberapa titik banjir.

“Ada 1.723 hektare lahan sawah yang puso,” Ujar Edy Supriyanta menyebutkan luasan areal sawah yang mengalami puso di Jepara.

Dalam penyaluran dana itu, Edy meminta tidak ada potongan apapun. Bahkan, Edy telah meminta Inspektorat dan dinas terkait untuk mengawasi ketat proses penyalurnnya nanti.

Masing-masing petani diberi kucuran dana sesuai luas sawah mereka yang puso. Dana tersebut disalurkan melalui rekening 84 kelompok tani yang ada.

Di Jepara, area sawah yang kebanjiran mayoritas berada di wilayah Jepara bagian selatan. Seperti Desa Dorang Kecamatan Nalumsari, Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan, Desa Sowan Kidul dan Sowan Lor Kecamatan Kedung, Desa Gedangan Kecamatan Welahan.

Di Desa Sowan Lor bahkan sudah tiga kali gagal panen. Penyebabnya adalah luapan sungai Jratun Seluna atau Kali Gawe yang melintasi desa tersebut. Luapan air selalu terjadi setiap kali musim penghujan.

Sementara di Kecamatan Nalumsari, Pecangaan dan Welahan, banjir diakibatkan luapan air dari Sungai Serang Welahan Drainase (SWD) I dan II. (MIKJPR-01)

Reporter : MO/AH
Editor : Haniev

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here