Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Hasil imbang harus diterima Persijap pada laga malam ini kontra Persis Solo, skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Pertandingan yang digelar di stadion Manahan Solo pada Selasa malam (5/10/2021) pun berlangsung sengit.

Ini membuktikan ketangguhan kedua tim, namun bagi Persis Solo hal ini belum berarti sejarah kekalahan dari Laskar Kalinyamat dapat terpatahkan. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini, harus tertahan di urutan 2 klasemen sementara grup C dengan ditempel Persijap dibawahnya.

Laga Persijap vs Persis berakhir dengan skor 1-1, pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo ini memaksa kedua tim berbagi poin. (Dok : Foto IG Persis)

Pertandingan yang tersaji pada babak pertama, Persijap bisa bermain taktis dan barisan pertahanan laskar Kalinyamat disiplin dalam menjaga daerah, hal ini terbukti dengan tidak berkutiknya striker naturalisasi andalan Persis Solo Beto Goncalves.

Pada menit ke-17, Persijap unggul terlebih dulu melalui sontekan dari Iqmal Nur Samsu setelah menerima umpan silang dari sisi kanan pertahanan Persis Solo.

Namun keunggulan tersebut dibalas oleh Persis melalui tendangan keras dari luar kotak penalti dari Miftahul Hamdi pada menit ke-34. Kedudukan 1-1 tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua Persijap tetap memainkan tempo dan skema permainan yang sama. Persis mencoba menekan namun kedisplinan lini belakang Persijap pemain Persis kesusahan masuk kotak penalti.

Disiplinnya pemain belakang Persijap disiasati pemain Persis dengan tendangan dari luar kotak penalti, namun kesigapan penjaga gawang Persijap Harlan Suardi menjadikan gawang Persijap tetap aman. Hasil 1-1 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit Bayu Pratama asal Sumatera Barat.

Baca Juga : Persijap vs Persis, Jaya Turunkan Kekuatan Penuh di Laga Derby Jateng

Dalam pertandingan ini wasit mencatatkan 3 kartu kuning untuk pemain Persijap dan 3 kartu kuning untuk pemain Persis Solo.

Pelatih Jaya Hartono yang tak bisa mendampingi anak asuhnya dari pinggir lapangan, menanggapi hasil tersebut senang dan bangga. Ia mengaku sangat bersemangat atas perjuangan anak asuhnya, meski hanya bisa mengikuti dari layar kaca televisi.

“Saya bersyukur Alhamdulilah karena anak-anak bisa bermain sesuai skema. Terbukti kita bisa unggul duluan. Setelah kita unggul skema kita rubah. Saya bangga dengan anak-anak bisa menerapkan strategi ini,” ujar Coach Jaya saat dihubungi terpisah.

Rasa syukur juga diungkapkan pelatih kiper Persijap Iman Suherman yang sering memberikan arahan kepada pemain. “Pertama kita ucap syukur dengan hasil malam ini, anak-anak sudah maksimal dan hari ini kita tidak kehilangan point. Untuk Harlan Alhamdulilah bermain baik malam ini, tapi saya akan evaluasi terus di setiap game. Karena ada beberapa eror pas saat tadi main, tapi secara keseluruhan dia bermain bagus” ungkap Iman.

Terkait ketidakhadiran Jaya Hartono dari bench pemain Persijap, belum ada kabar pasti mengenai hal tersebut. Namun pada laga berikutnya, Coach Jaya diharapkan bisa turun dengan Persijap saat menghadapi PSG Pati pada 11 Oktober nanti. (MIKJPR-01)

Reporter : And/xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan