Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Prof. Dr Abdul Djamil secara resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara untuk periode 2024 – 2028.

Prof. Djamil menggantikan Rektor UNISNU sebelumnya, Dr. Sa’dullah Assa’idi yang telah menjabat sebagai Rektor UNISNU Jepara selama dua periode.

Prof. Dr Abdul Djamil resmi dilantik sebagai Rektor UNISNU Jepara masa periode 2024 – 2028. (Foto : Humas)

Pelantikan digelar di Ballroom Gedung Perpustakaan UNISNU, pada Selasa (30/4/2024. Pelantikan dihadiri sejumlah tokoh, antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah VI JawaTengah, Koordinator Kopertais Wilayah X Jateng, Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PWNU, MUI Jawa Tengah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Jepara, serta para Rektor Perguruan Tinggi sekitar.

Prof. Dr Abdul Djamil MA merupakan pria kelahiran Kudus. Alumni Fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo Semarang ini memperoleh gelar doktornya dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kiprahnya sebagai ASN diawali di almamaternya, IAIN Walisongo Semarang hingga menduduki jabatan Rektor. Pada tahun 2010, Abdul Djamil dipercaya sebagai Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.

Selang dua tahun, Abdul Djamil diangkat menjadi Dirjen Bimas Islam. Bahkan juga pernah menjadi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Sebagai guru besar, ia juga sebelumnya masih aktif mengajar di UIN Walisongo Semarang.

Prof Djamil mengatakan, sebagai Rektor yang baru dilantik, hal yang perlu dilakukan adalah komunikasi dengan seluruh sivitas akademika. Langkah selanjutnya adalah peningkatan dan penataan setiap program studi (prodi) agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

”Selanjutnya adalah pengembangan SDM yang memenuhi kualifikasi untuk menempati prodi-prodi yang ada,” ungkapnya

Tidak hanya itu, Prof Djamil juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur, baik berupa fasilitas maupun infrastruktur digital.

”Kita akan maksimalkan capaian akademik. Ini semua akan menjadi tolok ukur akreditasi UNISNU ini,” bebernya.

Pihaknya juga akan menjalin kolaborasi dari berbagai lini untuk membesarkan lembaga ini.

”Kolaborasi ini penting, termasuk dengan perguruan tinggi sekitar. Jadi bukan lagi menganggap pesaing, tapi teman berkolaborasi,” terangnya.

Ketua YAPTINU Dr. H. Shodiq Abdullah mengungkapkan, ada harapan besar dari sivitas akademika UNISNU kepada Rektor yang baru.

Semoga mampu mengemban tugas dan UNISNU semakin maju dan berkembang. Karena UNISNU Jepara menjadi rujukan Perguruan Tinggi NU di tingkat nasional.

Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jepara, Ratib Zaini mengungkapkan, dalam berbagai parameter kinerja pemerintah daerah, banyak kemajuan yang diraih berkat kerja sama dan sinergi dengan perguruan tinggi, terutama dengan Unisnu Jepara.

”Melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, saya percaya UNISNU akan mengambil peran dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena selama ini UNISNU telah banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah, keagamaan, serta penguatan SDM di Jepara,” ungkapnya. (MIKJPR-01)

Reporter : Olx/DN
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan