Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Perang saudara yang mendera Sudan, memaksa pemerintah RI melakukan evakuasi semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada disana. Dengan menggunakan jalur laut, akhirnya para WNI ini bisa sampai di Arab Saudi. Sebelum akhirnya bisa dipulangkan lewat jalur udara dengan menggunakan pesawat TNI.

Diantaranya sebanyak 18 WNI merupakan warga Jepara, yang berhasil dipulangkan dari Sudan. Telah tiba di Jepara pada Selasa (2/5/2023) malam.

Penyambutan kedatangan para WNI asal Jepara di Ponpes Al-Buruj, diantaranya merupakan para santri yang mengenyam pendidikan di Sudan. (Foto : Dian)

Sesampainya tiba di Jakarta, Pemkab Jepara pun menyiapkan armada penjemputan.

Warga Jepara ikut penerbangan dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 15.05 WIB. Dan setibanya di Bandara Internasional Jendral Ahmad Yani, Semarang, para santri langsung dijemput menggunakan bus milik Pemkab Jepara.

Rombongan tiba di pesantren Al Buruj, sekitar pukul 19.30 WIB dengan disambut sejumlah keluarga. Mereka antaranya adalah 14 santri Al Buruj, 1 santri Pesantren Almuttaqin, 1 santri utusan Kemenag, dan dua pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jepara.

”Alhamdulillah semua santri bisa tiba di pondok lagi. Dengan sehat dan selamat,” ungkap Ustadz Abdul Baits Muchtar.

Sebelumnya, santri Al Buruj ada 15 orang yang dievakuasi. Namun karena salah satu santri melanjutkan untuk ibadah umrah, sehingga akan menyusul kepulangannya ke Jepara. (MIKJPR-01)

Reporter : Dian/Xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan