776 Mahasiswa KKN UNISNU Diterjunkan Hari Ini

0
7

MIKJEPARA.comJEPARA – Salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat adalah lewat pengabdian. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu sarananya, dimana mahasiswa ditempa akan kemampuannya untuk beradaptasi dan bersosialisasi secara terprogram.

Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara terjunkan 776 mahasiswa peserta KKN, mulai pekan ini. Ada 51 kelompok/desa di beberapa wilayah di Jawa Tengah yang bakal ditempati untuk manjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama kurang lebih 40 hari.

Penerjunan KKN UNISNU Jepara Ke-XVI, diikuti oleh 776 mahasiswa peserta KKN.

Penerjunan KKN ke-XVI tingkat Universitas dilaksanakan pada Kamis, (19/1/2023) pagi bertempat di Gedung MWC NU Tahunan yang berada di komplek kampus UNISNU Jepara.

Menempati 6 Kabupaten sebagai lokasi KKN, diantaranya yakni, Jepara, berlokasi di Kecamatan Pakis Aji, Kembang, Kedung, Keling, Mayong. Sedangkan lainnya berlokasi di Kabupaten Demak, Kudus, Pati, Rembang, dan Kabupaten Semarang.

Selanjutnya tim KKN akan menyusun 2 program, yakni Program Pengabdian Berbasis Kemitraan, dan Program Kolaborasi.

Penerjunan turut dihadiri Rektor, Dr. H. Sa’dullah Assa’idi, jajaran pimpinan civitas akademik, panitia, dan seluruh peserta KKN Ke-XVI. Acara diawali dengan beberapa rangkaian sesi pembukaan, dan secara simbolis melepas peserta KKN dengan penyematan atribut KKN.

Kepala LPPM UNISNU Jepara, Dr. Sisno Riyoko, juga sekaligus mewakili segenap panitia pelaksana KKN melaporkan beberapa hal terkait kegiatan kali ini. Kegiatan mengangkat tema “Meneguhkan Peran Kader Aswaja An-Nahdliyyah dalam Pemberdayaan Masyarakat”.

Hal ini menjadi spirit mahasiswa UNISNU agar benar-benar menjadi kader Aswaja, mengabdi di tengah masyarakat selaras dengan moment besar NU dalam waktu dekat ini yakni Peringatan 1 Abad NU.

Sementara itu, Rektor UNISNU Dr. H. Sa’dullah Assa’idi, berpesan kepada seluruh peserta KKN kali ini, agar bisa memanfaatkan momen baik ini untuk memberdayakan masyarakat utamanya warga Nahdliyin. Baik aspek SDM nya lewat pengembangan UMKM, pelatihan dan sebagainya.

Juga dengan cara memberikan pemahaman agama, serta menjadikan insan kader Aswaja An-Nahdliyyah yang moderat dengan memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal di daerah.

Rektor UNISNU berharap kepada peserta KKN ketika berada di tengah masyarakat agar selalu memaknai setiap kegiatan yang dijalankan diniatkan pada ibadah.

“Pesan saya, gandenglah warga Nahdliyin untuk memberdayakan umat. Apalagi dalam waktu dekat ini kita akan menyongsong 1 Abad NU, ini adalah momentum,” pesannya.

Program pengabdian berbasis kemitraan, mahasiswa secara berkelompok melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan bimbingan para bapak/ibu DPL. Kedua, program kolaborasi yang mana mahasiswa KKN melakukan kolaborasi dengan kelompok organisasi atau masyarakat. Kolaborasi ini fokus pada mahasiswa ikut berperan dalam pelaksanaan salah satu kegiatan kelompok organisasi/kelompok masyarakat. (MIKJPR-01)

Reporter : Rs /xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan