Dua Meninggal, Diduga Keracunan Gas Dalam Sumur Masjid Bucu

0
73

MIKJEPARA.com, JEPARA – Dua orang meninggal saat menguras sumur masjid di Desa Bucu, Kecamatan Kembang. Keduanya meninggal karena keracunan gas yang ada di dalam sumur, jenazah keduanya baru bisa dievakuasi pada Rabu (3/11/2021) malam.

Dua pekerja yang meninggal lantaran keracunan gas tersebut adalah Marju (68) warga Bleber RT 03/01 Desa Bucu dan Pujionono (41) warga Desa Pendem RT 02/02 Kecamatan Kembang, Jepara. Keduanya diketahui meninggal dalam sumur lantaran warga mendapati motor dan sandal mereka, dan diketahui sedang menguras air di dalam sumur salah satu masjid di desa tersebut.

Proses evakuasi jenazah dari dalam sumur oleh tim SAR gabungan, di Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Jepara. Keduanya meninggal karena keracunan gas yang ada di dalam sumur. Jenazah keduanya baru bisa dievakuasi Rabu (3/11/2021) malam. (Dok : Foto SAR Jepara)


Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, sekitar pukul 08.00 WIB, dua korban turun ke dalam sumur untuk menguras air. Setelah pukul 11.30 WIB kedua pekerja tersebut naik untuk beristirahat.

Sekitar pukul 13.00 WIB, kedua orang tersebut kembali turun lagi ke dalam sumur yang sama. Namun sampai pukul 16.30 WIB, keduanya tak juga keluar.

“Pukul 16.30 WIB, seorang warga melihat sepeda motor dan dua sandal kedua orang itu, yang masih berada di pinggiran sumur. Tapi tidak terlihat ada orang. Kemudian ia mengecek ke dalam sumur. Ia melihat-lihat, ternyata kedua orang itu berada di dalam sumur,” kata Heru, Kamis (4/11/2021).

Heru menduga kuat bahwa kuat Marju dan Pujiono menghirup gas beracun saat menguras air sumur dan tidak bisa menyelamatkan diri. Kedalaman sumur sekitar 20 meter dan diameter 1 meter.

Tim SAR yang mendapat laporan dikerahkan. Evakuasi dilakukan dengan metode lowering 1 rescuer turun dengan tali menggunakan alat bantu pernapasan Self Contained Breathing Apparatus ( SCBA) untuk mengikat tubuh korban setelahnya ditarik dengan sistem lifting.

Heru menambahkan, pada Pukul 20.30 WIB tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Pujiono dalam keadaan meninggal dunia. selanjutnya tim masih berjibaku untuk mengevakuasi Marju sekitar pukul 21.00 WIB.

“Setelah evakuasi selesai kedua korban dibawa ke rumah duka, dengan selesai evakuasi operasi SAR ditutup dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing- masing,” pungkas Heru. (MIKJPR-01)

Reporter : And/xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan