Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Beberapa hari terakhir, cuaca buruk menerpa sejumlah wilayah di Jepara. Tak hanya di perairan laut, imbas buruk juga menimpa daratan Jepara. Hingga saat ini, ada lima rumah yang rusak akibat cuaca buruk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, menyampaikan bahwa cuaca buruk terjadi merata di semua wilayah Jepara. Sejumlah peristiwa bencana juga terjadi di banyak titik. Pertama, satu rumah rusak pada Kamis (13/1/2022) lalu.

Kondisi salah satu rumah yang rusak berat akibat diterjang angin (Foto : BPBD Jepara)

Rumah milik Sadiran (72), seorang tunanetra warga RT 04/RW 04 Dukuh Krajan, Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji rusak hampir 60 persen. Itu diakibatkan adanya hujan deras disertai angin kencang.

“Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 15 juta. Sadiran mengalami luka patah bahu dan mendapatkan perawatan,” kata Arwin, Sabtu (15/1/2022).

lanjut Arwin, pada hari yang sama, sekitar pukul 17.15 WIB, terjadi angin kencang disertai hujan lebat. Akibatnya, rumah milik Nuryati yang beralamat di RT 03/RW 02 Desa Semat, Kecamatan Tahunan ambruk total.

Saat ambruk, pemilik rumah sedang berada di dalam dan tertimpa material bangunan. Akibatnya, pemilik rumah mengalami luka robek pada kepalanya. Ditaksir kerugiannya sekitar Rp 15 juta.

Baca Juga : Banjir Rendam 2 Desa, Sumberrejo dan Clering Mulai Surut

Arwin melanjutkan, pada Jumat (14/1/2022), di Perumahan Kuwasharjo Blok A Desa Kuwasen RT 15/ RW 05 Kecamatan Jepara, hujan deras dan angin kencang pada pukul 08.35 WIB mengakibatkan pohon tumbang. Akibatnya, dua rumah tertimpa mengalami kerusakan. Tak hanya itu, dua buah mobil juga menjadi sasaran ambruknya pohon itu.

Beruntung rumah dan mobil hanya mengalami kerusakan ringan yang jika ditaksir kerugiannya sekitar Rp 15 juta.

Kemudian, hujan dan angin kencang juga menghancurkan rumah Sumarno, warga RT 23/RW 4 Desa Kecapi Ngesong, Kecamatan Tahunan. Sebelumnya, rumah itu memang sudah dalam kondisi lapuk.

“Saat terjadi hujan angin, rumah Sumarno yang kondisinya sudah lapuk tiba-tiba runtuh. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” jelas Arwin. Atas rentetan peristiwa bencana itu, Arwin mengimbau kepada msayarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini cuaca buruk masih terus menyelimuti Jepara. (MIKJPR-01)

Reporter : And/Xpo
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan