Google search engine

MIKJEPARA.com, JEPARA – Saat ini, Pemkab Jepara tengah ikut serta dalam program Kabupaten Sehat dari Kementerian Kesehatan RI. Dan untuk tahun ini, ditargetkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat bisa naik kelas.

Pemerintah pusat masih melakukan tahapan verifikasi dari beberapa peserta di berbagai provinsi, termasuk antaranya Jepara. Kabupaten Jepara telah lolos tahap verifikasi Provinsi Jateng, dan tengah memperjuangakan dokumen pendukung di hadapan verifikator pusat.

Tim Forum Kabupaten Jepara Sehat saat mengecek langsung titik lokus yang akan diverifikasi oleh pusat. (Foto : FKS Jepara)

Verifikasi sendiri dilaksanakan secara daring zoom meeting dengan memaparkan beberapa hal terkait dengan unsur penilaian yang akan dilaksanakan.

Antarnya gambaran umum Kabupaten Jepara, indeks kesehatan masyarakat, rencana berjangka untuk program kesehatan dan berbagai hal lainnya yang tercantum dalam 9 tatanan.

Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta mengatakan, terdapat sembilan tatanan dan 150 indikator yang dinilai oleh tim verifikator pusat.

”Dalam verifikasi tersebut kita jelaskan target dari 9 tatanan Kabupaten Jepara mencapai 89,45%. Semoga saja tercapai,” katanya

Ia menjelaskan, dalam verifikasi tersebut kehidupan tatanan masyarakat sehat mandiri mencapai 93,75%. Kemudian Permukiman dan fasilitas umum 87,50% dan satuan pendidikan 95,45%.

Sedangkan untuk tatanan pasar 83,33%, pariwisata 96,15%, transportasi dan tertib lalu lintas jalan 93,75%. Sementara untuk perkantoran dan perindustrian mencapai 85,71%.

”Kemudian untuk perlindungan sosial mencapai 85,29%, pencegahan dan penanganan bencana mencapai 84,09%,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terus meningkatkan berbagai capaian dari masing-masing tatanan. Selain itu juga meningkatkan sinergi dan kerja kolaboratif guna mewujudkan Kabupaten Jepara sehat.

”Di tahun 2023 ini kami optimis bisa meraih penghargaan Swasti Saba Wistara dalam program KKS disertai dengan bukti nyata capaian yang telah dilaksanakan selama ini,” tegasnya.

Diketahui, KKS sendiri berisi beberapa indikator yang membuat masyarakat akan merasa nyaman dan tentram. Saat hal ini terjadi, maka produktifitas serta sektor perekonomian masyarakat diharapkan akan semakin meningkat dan berperan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Pagi ini pimpinan OPD terkait ikut dalam verifikasi, saya minta segera Satt sett untuk melengkapi data dalam 2 hari dan agar bisa dikirim ke pusat segera,” imbuhnya menutup zoom meeting dengan Tim Verifikasi pusat.

Adapun capaian Swasti Saba Kabupaten Jepara yaitu Sawasti Saba Padapa diperoleh pada tahun 2009, Swasti Saba Wiwerda pada tahun 2011, 2013 dan 2015.

Sementara itu ketua Forum Kabupaten Jepara Sehat (FKJS) dr. Dwi Susilowati mengatakan bahwa harapannya ditahun ini, semua dokumen pendukung yang diajukan disetiap tatanan bisa terverifikasi oleh tim dan mendapatkan poin penuh. Sehingga setelah verifikasi lanjutan ini, tugas tim melengkapi dokumen pendukung dan bisa di kirim segera.

“Tadi beberapa indikator masih ada beberapa yang belum lengkap dokumennya, sehingga kita punya tugas 2×24 jam untuk melengkapinya,” ungkapnya.

Adapun 9 tatanan yang dinilai, yaitu tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, tatanan pasar, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial, tatanan pencegahan dan penanganan bencana. (MIKJPR-01)

Reporter : DA/Ard
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan