JIHAD, Persijap Jepara Isyaratkan Gunakan Pemain Seadanya

MIKJEPARA.com, JEPARA – Penutupan bursa transfer pemain semakin dekat dengan batas tanggal yang ditentukan PSSI atau PT. LIB yakni 28 November 2023 nanti, namun belum ada tanda-tanda tim Persijap Jepara menambah amunisi baru.

Sejauh ini Laskar Kalinyamat hanya menambah 2 pemain baru setelah melepas 6 pemainnya. Hal ini membuat Pelatih Kepala Persijap Jepara Alfiat harus menggunakan pemain seadanya hingga selesai kompetisi jika memang tidak ada tambahan pemain kembali.

Tak mau ambil risiko, pemain yang ada sekarang akan dimaksimalkan secara penuh. Karena sampai pagi tadi (Kamis, 23/11/2023) jelang keberangkatan menuju kandang PSCS di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap belum terlihat pemain anyar di kubu Persijap Jepara.

Alfiat menegaskan kembali dengan keterbatasan tim saat ini, Liga 1 merupakan target utama tim. Namun sampai dengan saat ini dia tidak bisa mengatakan apa-apa namun tetap berusaha dengan skuat yang ada saat ini.

Selain itu, striker muda Prince Patrick Kallon, juga akan disimpan dan akan difokuskan untuk penyesuaian diri karena saat ini masih dalam tahap rehabilitasi usai cedera tulang kering saat sesi latihan kemarin.

Dengan kondisi ini jelas klub Laskar Kalinyamat tidak memiliki penggedor pertahanan lawan. Opsinya memaksimalkan pemain tengah untuk menguasai sektor tengah dan depan agar bisa menciptakan serangan.

Alfiat jelas harus memutar otak, belum pakemnya strategi yang digunakan karena kesebelasannya belum utuh membuat percobaan menggeser pemain yang memiliki insting menyerang dilakukan. “Tidak adanya Kallon, jelas kami akan memaksimalkan peran Iqmal dan Qischil lebih dalam lagi,” ujar Alfiat.

Menurut Alfiat, jalan satu-satunya adalah menggunakan kerjasama tim dan mengandalkan sektor tengah untuk menguasai jalannya pertandingan. “Dalam sepakbola semua dinamis, strategi kami adalah team work, dan selalu ber-Jihad,” tutupnya. (MIKJPR02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here