Kinerja Diapresiasi, Pj. Bupati Jepara : “Eling” Ada yang Harus Dikerjakan Cepat

0
16

MIKJEPARA.comJEPARA – Kinerja Pj. Bupati Jepara Edy Supriyanta semenjak mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Jepara mendapatkan apresiasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri).

Hal tersebut disampaikan dalam penilaian pelaksanaan tugas Pj. Bupati Jepara periode 22 Mei 2022 hingga 22 Agustus 2022. Penilaian tersebut dilaksanakan secara virtual di Ruang Command Center, Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara pada Jumat, 30 September 2022. Evaluasi tersebut turut dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah untuk mendukung pemaparan Pj. Bupati Jepara.

Aspek yang dinilai dalam evaluasi kinerja tersebut diantaranya dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan serta hal-hal apa saja yang saja menjadi permasalahan di daerah.

Salah satu hal yang mendapat apresiasi adalah inovasi yang telah dilakukan Pj. Bupati Jepara. Beberapa terobosan tersebut yakni adanya pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Pelayanan Daring Cepat Rampung (Pindang Cemplung) yang digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara, hadirnya beragam pilihan kanal aduan masyarakat yang dirintis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, Gerakan Jepara Bersih, serta Jagong Malam Minggu bersama forum komunikasi pimpinan daerah sebagai upaya pendekatan langsung dan humanis terhadap masyarakat.

Tak hanya itu, dalam paparan yang disampaikan langsung oleh Pj. Bupati Jepara, ia menyebutkan bahwa penanaman modal yang masuk ke Kabupaten Jepara meningkat drastis. Target penanaman modal asing yang sejumlah 72 juta US $ dapat terealisasi menjadi 154.000.000 US$ atau naik sekitar 213,9%. Sedangkan tak kalah menarik, penanaman modal dalam negeri yang ditarget sebanyak 120 milyar dapat tercapai sekitar 1.094.005.460.398 trilyun atau terhitung 911,7%.

Menurutnya, tercapainya target investasi tersebut tak lain karena terciptanya iklim yang sejuk di wilayah Kabupaten Jepara, meskipun adanya dinamika di masyarakat akibat penyesuaian bahan bakar minyak, hal tersebut dapat diredam melalui pemberian pengertian pada investor.

”Kami juga membuka buka gerai konsultasi untuk para investor di Mall Pelayanan Publik. Beberapa waktu lalu ada investor kayu jati dari Korea yang kami dampingi, sehingga mereka puas setelah mendapat penjelasan,” ungkap Pj. Bupati Jepara.

Dalam kesempatan evaluasi tersebut, para evaluator dari Irjen Kemendagri menyampaikan bahwa adanya masukan dari apra evaluator hendaknya digunakan untuk catatan pada periode 3 bulan ke depan.
”Kami harap ada beberapa hal yang jadi catatan penting berguna bagi pelaksanaan pemerintahan di Jepara. Kami apresiasi inovasi Pj. Bupati sebagai keberhasilan penyelenggaran bupati dan pemerintahan” terang perwakilan Irjen Kemendagri.

Sebagai informasi, beberapa pencapaian di aspek pemerintahan bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jepara (Pemkab Jepara) telah berhasil menurunkan kasus balita stunting dari sekitar 7.138 balita menjadi 6.804. Pemkab Jepara pun menganggarkan 56,1 milyar pada 2023 untuk pelaksanaan program bidang kesehatan. Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni yang ditarget 1.125 unit telah terrealisasi sebanyak 674 unit. Serta telah mampu menekan laju inflasi menjadi 4,09% pada Mei-Agustus 2022.

Pada aspek pembangunan, kegiatan peningkatan pendapatan asli daerah dilakukan melalui penambahan alat perekam data elektronik tapping box, percepatan penagihan, penghargaan pelunasan dan undian hadian PBB P2, dan appraisal penilaian NJOP dan pemutakhiran data pajak daerah.

Laporan realisasi anggaran juga merekam pendapatan daerah sebanyak 2.439.720.312.000 dan telah terrealisasi sejumlah 1.553.738.696.475. Dan anggaran belanja daerah yang berjumlah 2.605.545.682.000 telah terrealisasi sejumlah 1.316.458.474.240

Bidang kemasyarakatan telah dilakukan patroli peningkatan keamanan dan ketertiban umum oleh 160 anggota linmas. Penegakan hukum melalui penyelesaian kasus pelanggaran Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yang terselesaikan sebanyak 250 kasus serta telah terlaksananya sidang tindak pidana ringan sebanyak 14 kali hingga Agustus 2022.

Melalui evaluasi tersebut, Pj. Bupati Jepara meminta arahan lebih lanjut pada para evaluator dari Irjen Kemendagri. ”Kami mohon doanya. Sinergitas akan kami jalankan dengan baik sehingga Jepara bisa maju sama dengan kota lain. Harapannya Jepara bisa berkembang,” tandasnya. (MIKJPR-01)

Reporter : Purwanto
Editor : Haniev

Tinggalkan Balasan