Rapat LKS Tripartit, Pj Bupati : Ciptakan Hubungan Industrial yang Harmonis

0
0
Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan arahan pada acara rapat dengan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit di ruang rapat Sosrokartono Setda setempat, Sabtu (17/9/2022). (Foto: Diskominfo Jepara)

MIKJEPARA.com, JEPARA – Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan arahan pada acara rapat dengan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit. Kegiatan tersebut diselenggarakan di ruang rapat Sosrokartono Setda setempat, Sabtu (17/9/2022).

Hadir dalam rapat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Sakina Rosellasari, Kepala Diskopukmnakertrans Kabupaten Jepara Samiadji. Lalu, ada pula Ketua Apindo Kabupaten Jepara Syamsul Anwar, hingga Ketua FSPMI Kabupaten Jepara Yohanes Sugiyanto.

Saat menyampaikan sambutan Bupati berpesan, agar LKS Tripartit yang terdiri dari serikat pekerja atau buruh, pengusaha, dan pemerintah dapat melakukan kerja sama dengan baik. Lebih berpikir cerdas, serta tidak mengedepankan arogansi yang dapat merugikan masyarakat.

“Kita duduk bersama, dan mari sama-sama ciptakan Jepara yang aman,” kata Edy.

Edy meminta, agar ke depan ada pengusaha industri padat karya yang dimasukkan dalam lembaga ini. Sebab, forum ini merupakan sarana strategis. Karena mengedepankan terciptanya kondisi hubungan industrial yang harmonis dan kondusif.

“Catat PT HWI, PT PWJ, PT SAMI, PT Kanindo, dan PT Jiale undang orangnya ajak rembuk bareng,” tegasnya.

Sementara, Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Rosellasari mengingatkan, LKS Tripartit bertujuan mendeteksi secara dini isu ketenagakerjaan, dan mensinergi kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam ketenagakerjaan. Sehingga kebijakan yang diambil nantinya dapat menguntungkan serta dapat diterima oleh semua pihak.

“Pasti ada titik temu dari penyampaian saran masukan. Saya yakin dengan keinginan bersama membangun hubungan industrial yang harmonis di Jepara,” jelas Sakina.

Kemudian rapat LKS Tripartit dilanjutkan dengan sesi diskusi. Terlihat, kesempatan ini dimanfaatkan betul oleh tiap-tiap perwakilan unsur lembaga. Satu per satu disilakan mengutarakan pendapat dan gagasan. Mereka pun langsung mendapatkan jawaban. (MIKJPR-01)

Tinggalkan Balasan