MSS dan CFD Jalan Kartini Bersamaan Angkat UMKM

0
6
Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat memimpin pertemuan pelaku usaha UMKM Paguyuban MSS dengan lintas-sektor terkait di ruang kerjanya, Rabu (14/9/2022) pagi. (Foto: Diskominfo Jepara)

MIKJEPARA.com, JEPARA – Kegiatan car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan di Jalan Kartini dan Mangun Sarkoro Street (MSS) di Kelurahan Panggang, akan sama-sama dilangsungkan setiap Minggu pagi.

Keduanya diarahkan menjadi sarana mengangkat pelaku usaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Paguyuban MSS dan Pemkab Jepara yang menggelar pertemuan bersama lintas-sektor terkait, berada dalam visi yang sama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko menyampaikan bahwa kita semua sepakat berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan seluruh potensi UMKM di Jepara yang jumlahnya 80 ribu lebih.

“Seluruh pelaku UMKM di Jepara harus kita angkat bersama-sama,” kata Edy, saat memimpin pertemuan di ruang kerjanya, Rabu  (14/9/2022) pagi.

Pertemuan dihadiri kepala perangkat daerah terkait seperti Dishub, Dinkop UMKM Pasar, Camat Jepara. hingga perwakilan Satlantas Polres Jepara, Juga Lurah Panggang Sholikin dan Ketua Paguyuban MSS  Adi Noor Priyono. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menawarkan sejumlah pilihan kepada MSS. Mereka bisa bergabung dengan CFD, bergeser ke barat agar tersambung dengan CFD, atau tetap memilih menggelar MSS di lokasi awal.

Jika MSS bergeser sehingga tersambung dengan CFD, lebih mudah bagi pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menata kantong-kantong parkir sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberadaan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sisi timur Jalan Mangun Sarkoro, juga bisa dipastikan mitigasinya jika suatu ketika perlu mobilisasasi sumber daya penanganan bencana pada Minggu pagi, atau bersamaan dengan digelarnya MSS dan CFD.  

Sementara Ketua Paguyuban MSS Adi Noor Priyono menyebut, pihaknya sudah berdiskusi dengan anggota MSS. Paguyuban MSS sepakat kegiatan itu tetap berjalan bersamaan dengan CFD Jalan Kartini. Keberadaan CFD diharapkan bisa berdampak positif dengan datangnya pengunjung ke MSS setelah mengikuti CFD.

“Kami orang swasta, paham bahwa dalam kegiatan usaha ada kompetisi memberi pelayanan kepada masyarakat. Mereka yang akan menentukan pilihan berbelanja,” tutur Priyono.

Sementara ini, MSS akan tetap berada di lokasi semula karena baru memiliki 80 tenda bantuan.

“Untuk mempertimbangkan tersambung ke Jalan Kartini seperti arahan Pak Pj. Bupati, kami harap diberi fasilitas tenda,” harapnya. (MIKJPR-01)

Tinggalkan Balasan