Lagi, Persijap “Dikerjai” Wasit, Dua Gol Gagal Hantarkan Poin Penuh Saat Ladeni Persekat

MIKJEPARA.com, JEPARA – Sepertinya upaya Persijap Jepara untuk meraih angka penuh laga tandang ke Pemalang harus dipaksa hilang oleh Wasit. Hal ini berakibat pada perolehan poin yang dimiliki Persijap hingga pertandingan ke-10.

Pertandingan lanjutan Liga 2 musim 2023/2024 antara tuan rumah Persekat Kabupaten Tegal melawan Persijap Jepara di Stadion Mochtar Pemalang, Sabtu (2/12/22023) diwarnai keputusan kontroversial dari perangkat pertandingan.

Gol Indra Arya dianulir wasit akibat offside, keputusan tersebut sangat kontroversial bagi Persijap.

Pertandingan tersebut harus berakhir seri 0-0, meskipun pada laga pertandingan kala itu Persijap mampu menjebloskan dua gol ke mulut gawang Persekat.

Kepemimpinan wasit kontroversial, Bagus Kurniawan sangat merugikan tim Laskar Kalinyamat. Wasit yang pernah menjalani hukuman dan pembinaan PSSI karena diduga melakukan kecerobohan pada laga pekan ke-6, saat memimpin pertandingan Deltras FC vs Persela Lamongan itu diduga cacat.

Baca Juga : Laporan Persijap Ditolak, Komdis PSSI Pilih “Lenggangkan” Gresik United Bebas dari Sanksi

Pada babak pertama, Persijap berpeluang unggul lewat sundulan Indra Arya pada menit ke-37 namun gol ini dianulir karena offside.

Kemudian pada menit ke-41, tendangan Indra Arya dianulir juga oleh wasit karena dianggap offside padahal dalam gerak lambat posisi Indra Arya posisi Onside.

Kontroversi wasit juga terjadi pada akhir babak kedua ketika terjadi perebutan bola pada menit ke-80 . Persekat harus mendapatkan hadiah penalti. Namun berkat kegesitan penjaga gawang Persijap, Andriyas Fransisco ia berhasil menepis bola.

Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup, dan Persijap harus puas dengan hasil ini meski akan berniat banding.

Dalam pertandingan tersebut wasit mengeluarkan 6 kartu kuning, 4 Kartu kuning untuk pemain Persekat dan 2 kartu kuning untuk pemain.

Seusai pertandingan, Pelatih Persijap Alfiat mengatakan bahwa squad asuhannya sudah bermain all out. Meskipun ia harus kecewa dengan keputusan perangkat pertandingan. Ia mensinyalir, ada skenario “nakal” untuk menjegal pasukan Laskar Kalinyamata di Grup 3 Liga 2 Pegadaian.

”Sore ini kita sudah main bagus, kita memainkan skema latihan juga dengan maksimal. Namun hasilnya sangat menyakitkan, dua gol kita dianulir offside. Ya bisa dicek nanti, dilayar,” ungkapnya kecewa.

Ia menambahkan, para pemain sudah berjuang maksimal. Kerena keputusan wasit yang “kerjain” kita, kita harus puas berbagi poin. (MIKJPR-01)

Reporter : MS/DA
Editor : Haniev

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here