Sempat Mandek, Proses Naik Kelas Terminal A Jepara Mundur Tahun Depan

MIKJEPARA.com, JEPARA – Pemkab Jepara diketahui sempat mendapatkan jatah alokasi anggaran dari APBN terkait proyek pembangunan terminal tipe A Jepara. Namun hal tersebut sempat mandek karena terkendala beberapa hal teknis. Salah satunya proses penyerahan aset dari Pemkab Jepara kepada pusat.

Terminal yang berlokasi di Jalan Letjen Haryono, Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Jepara ini recananya akan mendapatkan suntikan anggaran senilai Rp 30 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023. Namun hal tersebut batal terealisasi tahun ini.

DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara gelar Mukercab, pada Kamis (28/12/2023) bertempat di Kadjine Coffee Mororejo, Mlonggo. (Foto : MIK Jepara)

Menyikapi hal tersebut, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara M. Iqbal Tosin angkat bicara mengenai permasalahan tersebut. Ia mengaku mendapat informasi dari Kementerian Perhubungan, bahwa proses pengusulan naik kelas terminal Jepara dimulai dari awal kembali di tahun depan.

Ia mengungkapkan bahwa perubahan status terminal masih terkendala proses penyerahan aset dari pihak kabupaten ke Kementerian Perhubungan. Pihaknya belum bisa memastikan kapan perubahan status ini bisa terealisasi.

“Sebenarnya kita sudah senang, di tahun lalu Kementerian Perhubungan sudah memberikan lampu hijau terkait pembangunan terminal tipe A di Jepara. Namun kita kali ini harus mengulanginya dari awal,” ungkapnya saat menggelar Musyawarah Kerja Cabang DPC Organda Jepara, Kamis (28/12/2023).

Ia mengungkapkan bahwa semua proses pengusulan akan dimulai dari awal, pastinya setelah gelaran Pemilu 2024 selesai. Meskipun semua tahapan yang pernah di ajukan ke pusat saat ini telah terpenuhi.

Lebih lanjut ia mengatakan, ia juga tidak menampik kondisi Terminal Jepara yang saat ini terbilang kumuh dan sepi penumpang. Saat ini jumlah angkutan semakin banyak dan dibarengi dengan meningkatnya pula jumlah kendaraan pribadi.

Nantinya jika terminal tipe A dibangun, di sekitar terminal akan dibangun area pusat perbelanjaan. Sehingga ini dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. Baik itu sektor UMKM maupun usaha lainnya.

Sementara itu, pengusulan yang sama dari Jawa Tengah terkait terminal tipe A hanya bisa direalisasikan di Terminal Purworejo dari Kabupaten Purworejo. Pembangunan terminal ini merupakan bagian dari program Revitalisasi Terminal Tipe A secara nasional yang dilakukan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat.

Dengan mengusung konsep mix use, terminal kini memiliki tiga fungsi utama, yaitu tidak hanya sebagai tempat naik turun penumpang bus, tetapi juga sebagai pendorong dan penggerak perekonomian wilayah dan sebagai pusat kegiatan sosial, seni dan budaya.

Melalui konsep ini, terminal dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti: area komersial bagi UMKM, kuliner, pelayanan publik, hotel, tempat belanja, ruang serbaguna dan lain sebagainya.(MIKJPR-01)

Reporter : MO/DA
Editor : Haniev

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here